Menarik bukan video clip yang saya upload dari youtube ini. Singkat namun padat menerangkan tentang smart city.
Sebetulnya konsep smart city ini sudah diterapkan di banyak negara, contoh smart city yang paling dekat dengan kita di Indonesia adalah Singapura. Sebuah negara kota ditata sedemikian rupa dengan mempergunakan konsep smart city yang canggih membuat kota Singapura menjadi kota "tercerdas di dunia" saat ini. Kalau sempat berkunjunglah ke negeri Singa tersebut, amati kehidupan di kota itu semua terlihat diarahkan untuk menuju kondisi yang disebut sebagai serba digital atau serba otomatis.
Bila kita lihat video clip tentang Singapura, jelas terlihat planning pemerintah negeri Singa tersebut adalah mengkoneksikan semua fasilitas publik di Singapura menjadi suatu kesatuan yang memfasilitasi masyarakat untuk hidup lebih produktif, dan teknologi adalah jawaban untuk persoalan tersebut. Hidup produktif tentunya akan meningkatkan perekonomian negara. Bila perekonomian kuat dengan sendirinya daya saing juga semakin bertambah besar. Itulah tujuan pemerintah Singapura mengingat sumber daya mereka sangatlah terbatas.
Peran teknologi dalam penerapannya di smart city sebenarnya ada 3 yaitu
Pertama, mengkoneksikan jaringan infrastruktur di suatu kota/wilayah agar menjadi lebih effisien di dalam memfasilitasi kebutuhan publik. Untuk melakukan itu dipakai teknologi canggih yang disebut kecerdasan buatan (AI) dan analisa data (data analytic). Diharapkan jaringan "infrastruktur cerdas" akan mendorong bertumbuhnya kehidupan sosial, politik, budaya dan perekonomian di tempat tersebut.
Kedua, pertumbuhan ekonomi didorong oleh keterbukaan informasi bagi siapa saja baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Diharapkan keterbukaan informasi akan dapat memacu masyarakat untuk berinnovasi menghasilkan gagasan-gagasan baru yang berguna bagi kehidupan. Dan dunia usaha membantu masyarakat menghasilkan produk-produk yang dibutuhkan mereka. Pemerintah juga lebih mudah menjalankan tugasnya untuk mensupport warga dengan lengkapnya data-data yang tersedia. E-participation dan E-government akan semakin penting nantinya.
Ketiga, teknologi juga membuat warga menjadi mudah dalam belajar, beradaptasi dan berinnovasi untuk memecahkan persoalan yang timbul karena perkembangan lingkungan yang semakin cepat, untuk itulah diperlukan pengolahan data intelijen kota (intelligence of city) yang makin canggih.
Itulah sekilas tentang smart city. Sudah tentu semuanya ada kelebihan dan kekurangannya begitu juga dengan konsep smart city. Lain kali kita lanjutkan pembahasan kita tentang smart city ini. Sampai jumpa. (IHW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar