Jumat, 02 Februari 2018

Ekonomi Transportasi

Dalam pelajaran ekonomi yang sudah kita bahas terutama di bagian makroekonomi, bisa di lihat hubungan yang nyata antara pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah dengan pembangunan infrastruktur transportasi seperti jalan toll, jembatan, dll. Daerah-daerah yang infrastruktur nya buruk biasanya pertumbuhan ekonomi juga akan terhambat.

Bagaimanakah hubungan antara transportasi dengan perekonomian?

Sarana dan prasarana transportasi yang baik akan membantu mengembangkan pranata sosial dalam kehidupan bermasyarakat baik di bidang sosial, ekonomi dan politik. Berkembangnya elemen-elemen yang terlibat dalam pranata sosial akan meningkatkan relasi antar manusia dalam suatu wilayah georgrafis tertentu, meningkatnya relasi antar manusia biasanya didasari oleh motif ekonomi yang berakibat terjadinya pertukaran kebutuhan antar manusia. Semakin besar jumlah pertukaran yang terjadi diikuti oleh meningkatnya jumlah uang beredar. Bertambahnya jumlah uang beredar di masyarakat menjadi indikator pertumbuhan ekonomi.

Sarana dan prasarana transportasi juga membantu pengiriman barang dari satu wilayah ke wilayah lainnya sebagai akibat dari transaksi ekonomi yang terjadi. Misalnya: produser apel di Malang mengirimkan apel nya ke Jakarta dengan mempergunakan transportasi darat melalui jalan tol. Pembeli di Jakarta akan menerima apel Malang yang dikirimkan dan menjual apel itu kapada clientnya, sedang produser apel di Malang akan menerima pembayaran dari client nya di Jakarta. Bila jalan tol yang meaghubungkan Malang dengan Jakarta kondisinya baik, maka pengiriman apel akan lancar dan tiba tepat waktu. Bila hal itu berlangsung secara konstan maka pertumbuhan ekonomi pasti akan terjadi.

Pertumbuhan perekonomian sebagai akibat semakin baiknya sarana dan prasara transportasi akan berdampak pada pembângunan daya saing suatu wilayah, sebagai akibatnya wilayah-wilayah akan fokus pada bidang keunggulannya, misalnya kota Malang akan lebih fokus pada budidaya apel, dsb.

Transportasi juga akan sangat berpengaruh pada kontinuitas proses produksi suatu produk yang dilakukan di beberapa wilayah yang berbeda. Misalnya: kain batik di cetak di Yogjakarta, di jahit di Semarang, lalu di pasarkan di Jakarta.

Sarana dan prasarana transportasi juga dapat digunakan untuk pemerataan kebutuhan tenaga kerja. Misalnya sarana dan prasarana transportasi akan mempermudah pemenuhan kebutuhan pekerja di suatu pabrik.

Selain faktor-faktor diatas, sarana dan prasarana transportasi juga akan membuat produser lebih mudah menjangkau pasar yang luas. Meluasnya pasar berarti meningkatnya output yang harus dihasilkan. Output meningkat berarti daya beli masyarakat membesar, itulah tanda dari pertumbuhan ekonomi.

Sebetulnya masih banyak lagi sumbangan sarana dan prasarana transportasi pada pertumbuhan perekonomian di suatu wilayah, silahkan cari sendiri contoh-contoh yang lainnya. Sekian dulu ulasan saya kali ini tentang dunia infrastruktur. (IHW)








Tidak ada komentar:

Posting Komentar